Purbalingga – MTs Muhammadiyah 01 Purbalingga kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan karakter berbasis Al-Qur’an melalui pelaksanaan Ujian Tahfizh Al-Qur’an (Tasmi’) yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 14–16 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan tahfizh yang rutin dilaksanakan oleh madrasah untuk mencetak generasi Qur’ani yang bener, pinter, lan trampil.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Bapak Siswogo, pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (14/5), dalam sebuah sambutan inspiratif yang menekankan bahwa tasmi’ adalah bagian dari pendidikan karakter yang mendalam dan berkesinambungan.
“Tasmi’ bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata dari proses pendidikan karakter berbasis Qur’an. Dengan menghafal Al-Qur’an, anak-anak kita belajar taat, sabar, disiplin, dan percaya diri. Inilah wujud dari visi madrasah: Bener, Pinter, lan Trampil,” ujar beliau.
Pada hari pertama, sebanyak 12 peserta mengikuti ujian dengan menyetorkan hafalan mulai dari 1 hingga 6 juz secara tartil tanpa melihat mushaf. Mereka dinilai langsung oleh tim penguji dari Lembaga Pengembangan Pendidikan Islam (LPPI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dengan disaksikan oleh guru pembimbing, dewan guru, dan para wali santri yang hadir memberikan dukungan.
Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Isnaini Afya El Janan, yang berhasil menyetorkan hingga 6 juz hafalan, menjadikannya peserta dengan hafalan terbanyak dalam pelaksanaan tasmi’ tahun ini.
Ketua panitia kegiatan, Bu Erlin, selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, menegaskan bahwa tasmi’ adalah bagian dari proses panjang dan berkelanjutan.
“Setelah ujian bukan berarti selesai. Menghafal Al-Qur’an adalah perjalanan seumur hidup. Semoga Allah SWT menjaga kalian, sebagaimana kalian telah berupaya keras menjaga hafalan sebagai wasilah menuju ridha-Nya,” tutur beliau dengan penuh makna.
Setelah kegiatan selesai, hasil ujian akan disampaikan kepada peserta dan wali sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut pembinaan. Adapun sertifikat resmi akan diberikan pada kesempatan berikutnya, ditandatangani langsung oleh Ketua LPPI Universitas Muhammadiyah Purwokerto sebagai bentuk pengakuan atas capaian hafalan santri dan kemitraan strategis dalam menjaga mutu pendidikan tahfizh.
Kegiatan Tasmi’ ini menjadi salah satu momen penting dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, komitmen, dan keikhlasan dalam diri siswa, serta memperkuat sinergi antara madrasah, orang tua, dan mitra lembaga eksternal dalam mewujudkan pendidikan Qur’ani yang unggul dan berkelanjutan.









